Mereka yang Berpeluh. Buku Pertamina Aset 5

Buku yang dibuat oleh tim dari Tempo Institute ini menceritakan  pembuktikan Pertamina EP Asset 5 bahwa tenaga dan sumber daya lokal sangup mengelola lapangan minyak. Kepercayaan diri, kemampuan teknis yang mumpuni, dilengkapi dengan perencanaan dan strategis bisnis yang baik, dibutuhkan untuk menata langkah ke depan dengan lebih optimistis.

Pekerja Pertamina memeriksa tekanan pipa gas di Pertamina Asset 5 Pulau Bunyu, Kaltara. Santirta Martendano.Pekerja Pertamina masuk ke dalam ruangan company man di Pertamina Asset 5, Pulau Bunyu, Kaltara. Santirta Martendano.Pekerja memeriksa pipa kilang di Pertamina Asset 5 Pulau Bunyu, Kaltara. Santirta MartendanoIbu Nani pembuat kemplang CSR Pertamina EP Field Bunyu di Pulau Bunyu, Kaltara. Santirta MartendanoIbu Nurul Atika, Pemprov yang bertanggung jawab atas CSR Pertamina EP Field Bunyu, di Pulau Bunyu, Kaltara. Santirta MartendanoPak Koko pemegang CSR Kepiting Soka Pertamina EP Field Bunyu, di Pulau Bunyu, Kaltara. Santirta MartendanoSuasana CSR Pengembangan Sumberdaya MAnusia di Pertamina Field Bunyu, Pulau Bunyu, Kaltara. Santirta Martendano.Ibu Markus CSR Pertamina EP Field Bunyu, Pulau Bunyu, Kaltara. Santirta MartendanoPusat Pemberdayaan Manusia Pertamina, CSR Pertamina Field Bunyu, Pulau Bunyu, Kaltara. Santirta Martendano.